Ia lebih muda tiga belas tahun dari Nabi Muhammad SAW. Sejak kecil ia sudah terkenal cerdas dan pemberani. Tidak pernah takut menyatakan kebenaran di hadapan siapa pun. Tidaklah mengherankan jika setelah Umar memeluk Islam, barisan kaum muslimin ditakuti oleh orang-orang kafir Quraisy. Ia yang sebelum memeluk Islam paling berani menentang Islam, setelah memeluk Islam paling berani menghadapi musuh-musuh Islam. Kemudian terkenal lah Umar sebagai “Singa Padang Pasir” yang sangat disegani. Umar memiliki kepribadian yang sangat kuat dan tegas dalam memperjuangkan kebenaran. Oleh karena itu ia digelari “Al-Faruq”, artinya yang dengan tegas membedakan yang benar dan yang salah.
Pages
Pages
Kalifah Umar ra
Share
Ia lebih muda tiga belas tahun dari Nabi Muhammad SAW. Sejak kecil ia sudah terkenal cerdas dan pemberani. Tidak pernah takut menyatakan kebenaran di hadapan siapa pun. Tidaklah mengherankan jika setelah Umar memeluk Islam, barisan kaum muslimin ditakuti oleh orang-orang kafir Quraisy. Ia yang sebelum memeluk Islam paling berani menentang Islam, setelah memeluk Islam paling berani menghadapi musuh-musuh Islam. Kemudian terkenal lah Umar sebagai “Singa Padang Pasir” yang sangat disegani. Umar memiliki kepribadian yang sangat kuat dan tegas dalam memperjuangkan kebenaran. Oleh karena itu ia digelari “Al-Faruq”, artinya yang dengan tegas membedakan yang benar dan yang salah.
Ia lebih muda tiga belas tahun dari Nabi Muhammad SAW. Sejak kecil ia sudah terkenal cerdas dan pemberani. Tidak pernah takut menyatakan kebenaran di hadapan siapa pun. Tidaklah mengherankan jika setelah Umar memeluk Islam, barisan kaum muslimin ditakuti oleh orang-orang kafir Quraisy. Ia yang sebelum memeluk Islam paling berani menentang Islam, setelah memeluk Islam paling berani menghadapi musuh-musuh Islam. Kemudian terkenal lah Umar sebagai “Singa Padang Pasir” yang sangat disegani. Umar memiliki kepribadian yang sangat kuat dan tegas dalam memperjuangkan kebenaran. Oleh karena itu ia digelari “Al-Faruq”, artinya yang dengan tegas membedakan yang benar dan yang salah.
Pergerakan Perjuangan Para Kyai dan Santri
Share
Pada awalnya kalangan pesantren melalui kiai dan para santrinya berjuang
sendiri-sendiri dalam melawan penjajah. Perjuangan kalangan pesantren
mulai terkoordinir melalui peristiwa 10 November 1945 yang kemudian
diabadikan sebagai Hari Pahlawan. Meski bangsa Indonesia telah
memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, tidak semua negara di
dunia mengakui kedaulatan dan kemerdekaan Indonesia. Belanda dan
sekutunya termasuk yang belum mengakui
kemerdekaan Indonesia. Belum genap satu bulan sejak diproklamirkan,
terdengar berita bahwa Indonesia sudah mulai diserang kembali oleh
Belanda dan Sekutunya. Pada 10 Oktober 1945 Belanda dan Sekutunya telah
menduduki Medan, Padang, Palembang, Semarang dan Bandung setelah melalui pertempuran sengit.
Perjuangan Meraih Kemakmuran Merah Putih
Share


Sungguh ironis, bangsa besar ini kini berisikan manusia-manusia yang
pelupa. Lupa betapa kemerdekaan diperoleh dari perjuangan yang berdarah,
yang telah menyisakan ribuan bahkan jutaan tulang belulang. Para
pahlawan telah mewariskan kepada kita kemerdekaan, kedaulatan, dan
persatuan. Kita cuma diminta mengisinya dengan pembangunan, mengambil
alih tongkat estafet perjuangan yakni memperjuangkan keadilan dan
kemakmuran. Perjuangan yang tak perlu mengangkat senjata, tak perlu
berdarah, tersiksa atau semacamnya. Tapi apa boleh buat, kita kini
menjadi bangsa yang pelupa dan tak tahu diri. Bangsa perampok di rumah
sendiri. Boleh jadi, bahkan ‘tongkat estafetnya’ pun sudah lama dicuri.
Belajar Quantum Penetral hawa negatif
Share
Agar diri kita terhindar dari energi hawa negatif , gangguan sihir, santet, pukulan jarak jauh, kiriman Virtual / khodam/jin perusak,
Secara mental ada cara yg mudah, dan tanpa perlu baca mantra apapun. Cukup dengan menata sikap saja. Yaitu munculkan sikap Lapang dada, jembar dadane, jadikan dada kita seluas samudra. Yang mampu menetralisir apapun kotoran yg dilemparkan manusia….
Agar diri kita terhindar dari energi hawa negatif , gangguan sihir, santet, pukulan jarak jauh, kiriman Virtual / khodam/jin perusak,
Secara mental ada cara yg mudah, dan tanpa perlu baca mantra apapun. Cukup dengan menata sikap saja. Yaitu munculkan sikap Lapang dada, jembar dadane, jadikan dada kita seluas samudra. Yang mampu menetralisir apapun kotoran yg dilemparkan manusia….
Revolusi Bumi Nusantara
Share
Dalam menghadapi kehidupan yang semakin tidak menentu ini, mungkin ada baiknya kalau kita mencoba merenung, menggali kembali ajaran-ajaran bijak generasi pendahulu kita yang mungkin akan sangat berguna bagi kehidupan masyarakat sekarang ini. Ajaran yang bukan hanya diperuntukkan bagi masyarakat Jawa saja, tetapi juga bisa bermanfaat bagi siapapun yang ingin mempelajarinya.
“SURODIRO JOYONINGRAT, LEBUR DENING PANGASTUTI”
Semua Keberanian, Kekuatan, Kejayaan, dan Kemewahan yang ada di dalam diri manusia akan dikalahkan oleh Kebijaksanaan, Kasih Sayang, dan Kebaikan yang ada di sisi lain dari manusia itu sendiri.
Dalam menghadapi kehidupan yang semakin tidak menentu ini, mungkin ada baiknya kalau kita mencoba merenung, menggali kembali ajaran-ajaran bijak generasi pendahulu kita yang mungkin akan sangat berguna bagi kehidupan masyarakat sekarang ini. Ajaran yang bukan hanya diperuntukkan bagi masyarakat Jawa saja, tetapi juga bisa bermanfaat bagi siapapun yang ingin mempelajarinya.
“SURODIRO JOYONINGRAT, LEBUR DENING PANGASTUTI”
Semua Keberanian, Kekuatan, Kejayaan, dan Kemewahan yang ada di dalam diri manusia akan dikalahkan oleh Kebijaksanaan, Kasih Sayang, dan Kebaikan yang ada di sisi lain dari manusia itu sendiri.
Revolusi Langit
Share
Sejarah hidup manusia adalah sejarah revolusi atau sejarah perubahan. Sejarah yang dalam bahasa Arab dari ‘syajaratun’ yang berarti pohon, berkaitan erat dengan “perubahan”. Perubahan yang bermakna “gerak” menuju ke bumi untuk menerima dan menjalankan fungsi sebagai “khalifah” (Q.S. 2: 30). Dalam setiap perubahan bisa menghasilkan kebaikan atau keberkahan (An-Nur: 35, “min syajaratin mubarakah.”) yaitu ketika petunjuk Allah digunkan sebagai pedoman, ia diibaratkan sebagai ‘pelita kaca yang bercahaya seperti mutiara’ dan dinyalakan dengan bahan bakar min syajaratin mubarakah, seperti penggambaran perubahan yang dihasilkan oleh perjuangan Nabi Musa (Al-Qashash: 30, “fi buq’atil mubarakati minasy syajarati ayya Musa.”) bisa juga menghasilkan juga memberikan gambaran kegagalan Nabi Yunus yang dilukiskan sebagai ‘pohon labu’ yang rendah dan lemah (As-Saffat : 146, “Syajaratan min yakthiin“). Sementara bagi yang mencoba menciptakan sejarah dengan menjauhkan dirinya dari petunjuk Allah, hasilnya hanyalah akan menumbuhkan sebatang ‘pohon pahit’ yang keluar dari dasar neraka Jahim (As-Saffat : 62/64 “Syajaratun Jakkun” atau “Syajaratun Tajruhum fii ‘ashlil Jahiim“).
KH Hasyim Asy’ari
Share
KH M Hasyim Asy’ari
Dari Pesantren untuk Indonesia


Salah kisah heroik yang menegakkan kedaulatan
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah resolusi jihad 22
Oktober 1945. Resolusi jihad ini merupakan manifestasi nasionalisme para
ulama’ dan kiai dalam membela tegaknya kemerdekaan Indonesia dengan
mengeluarkan fatwa jihad untuk berperang melawan penjajah. Belanda dan
sekutunya belum merelakan kemerdekaan yang diraih rakyat Indonesia.
Penjajah masih berusaha keras menjejakkan kakinya menghegemoni rakyat
Indonesia. Karena itulah, kiai dan kaum santri berkobar semangat
perjuangannya untuk menegakkan Indonesia. Resolusi jihad ini persis
jatuh pada 66 hari pasca kemerdekaan, 17 Agustus 1945 dan 18 hari
menjelang perang besar-besaran pada Hari Pahlawan, 10 November 1945.
Langganan:
Postingan (Atom)
Popular Posts
-
Gus Miek dalam usia 9 tahun sudah pernah ke pasuruan untuk mengunjungi KH. Hamid. Ini adalah sebuah pertemuan pertama yang sangat menghar...
-
kisah menarik tentang anjing. Saya kutip kisah ini dari buku yang berjudul “Surat Kepada Anjing Hitam”, yang ditulis Saifur Rachman atas...
-
Kalau ada bentrok antara Ustadz dengan Pastur, pihak Depag, Polsek, dan Danramil harus menyalahkan Ustadz, sebab kalau tidak itu naman...
-
Kiai Hamid lahir pada tahun 1333 H (bertepatan dengan 1914 atau 1915 M) di Lasem, Rembang, Jawa Tengah. Tepatnya di ...
-
Islam Masuk ke Garut Sejak Abad 1 Hijriah Pengamat sejarah Deddy Effendie menyatakan, sebagian besar buku sejarah Indonesia tentang pe...
-
Semakin hari pengaruh Sunan Giri semakin besar. Kekuatan spiritualnya juga semakin luas. Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa p...
-
Artikel dibawah adalah beberapa opini dan karya dari orang2 Indonesia yang masih punya hati dan bila kamu bertannya "Lalu...
-
Pada awalnya kalangan pesantren melalui kiai dan para santrinya berjuang sendiri-sendiri dalam melawan penjajah. Perjuangan kalangan pe...
-
Ia lebih muda tiga belas tahun dari Nabi Muhammad SAW. Sejak kecil ia sudah terkenal cerdas dan pemberani. Tidak pernah takut menyataka...
-
Seperti kita ketahui, Vietnam Selatan yang diwakili NVA (North Vietnamese Army) dan VC (Viet Cong) harus menerapkan taktik gerilya ...
Followers
Blog Archive
Diberdayakan oleh Blogger.


