Pages

Pages

Kalifah Umar ra

Share

Ia lebih muda tiga belas tahun dari Nabi Muhammad SAW. Sejak kecil ia sudah terkenal cerdas dan pemberani. Tidak pernah takut menyatakan kebenaran di hadapan siapa pun. Tidaklah mengherankan jika setelah Umar memeluk Islam, barisan kaum muslimin ditakuti oleh orang-orang kafir Quraisy. Ia yang sebelum memeluk Islam paling berani menentang Islam, setelah memeluk Islam paling berani menghadapi musuh-musuh Islam. Kemudian terkenal lah Umar sebagai “Singa Padang Pasir” yang sangat disegani. Umar memiliki kepribadian yang sangat kuat dan tegas dalam memperjuangkan kebenaran. Oleh karena itu ia digelari “Al-Faruq”, artinya yang dengan tegas membedakan yang benar dan yang salah.

Pergerakan Perjuangan Para Kyai dan Santri

Share

Pada awalnya kalangan pesantren melalui kiai dan para santrinya berjuang sendiri-sendiri dalam melawan penjajah. Perjuangan kalangan pesantren mulai terkoordinir melalui peristiwa 10 November 1945 yang kemudian diabadikan sebagai Hari Pahlawan. Meski bangsa Indonesia telah memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, tidak semua negara di dunia mengakui kedaulatan dan kemerdekaan Indonesia. Belanda dan sekutunya termasuk yang belum mengakui
kemerdekaan Indonesia. Belum genap satu bulan sejak diproklamirkan, terdengar berita bahwa Indonesia sudah mulai diserang kembali oleh Belanda dan Sekutunya. Pada 10 Oktober 1945 Belanda dan Sekutunya telah menduduki Medan, Padang, Palembang, Semarang dan Bandung setelah melalui pertempuran sengit.

Perjuangan Meraih Kemakmuran Merah Putih

Share

Sungguh ironis, bangsa besar ini kini berisikan manusia-manusia yang pelupa. Lupa betapa kemerdekaan diperoleh dari perjuangan yang berdarah, yang telah menyisakan ribuan bahkan jutaan tulang belulang. Para pahlawan telah mewariskan kepada kita kemerdekaan, kedaulatan, dan persatuan. Kita cuma diminta mengisinya dengan pembangunan, mengambil alih tongkat estafet perjuangan yakni memperjuangkan keadilan dan kemakmuran. Perjuangan yang tak perlu mengangkat senjata, tak perlu berdarah, tersiksa atau semacamnya. Tapi apa boleh buat, kita kini menjadi bangsa yang pelupa dan tak tahu diri. Bangsa perampok di rumah sendiri. Boleh jadi, bahkan ‘tongkat estafetnya’ pun sudah lama dicuri. 

Belajar Quantum Penetral hawa negatif

Share

Agar diri kita terhindar dari energi hawa negatif , gangguan sihir, santet, pukulan jarak jauh, kiriman Virtual / khodam/jin perusak,

Secara mental ada cara yg mudah, dan tanpa perlu baca mantra apapun. Cukup dengan menata sikap saja. Yaitu munculkan sikap Lapang dada, jembar dadane, jadikan dada kita seluas samudra. Yang mampu menetralisir apapun kotoran yg dilemparkan manusia….

Revolusi Bumi Nusantara

Share



Dalam menghadapi kehidupan yang semakin tidak menentu ini, mungkin ada baiknya kalau kita mencoba merenung, menggali kembali ajaran-ajaran bijak generasi pendahulu kita yang mungkin akan sangat berguna bagi kehidupan masyarakat sekarang ini. Ajaran yang bukan hanya diperuntukkan bagi masyarakat Jawa saja, tetapi juga bisa bermanfaat bagi siapapun yang ingin mempelajarinya.

“SURODIRO JOYONINGRAT, LEBUR DENING PANGASTUTI”

Semua Keberanian, Kekuatan, Kejayaan, dan Kemewahan yang ada di dalam diri manusia akan dikalahkan oleh Kebijaksanaan, Kasih Sayang, dan Kebaikan yang ada di sisi lain dari manusia itu sendiri.

Revolusi Langit

Share
Sejarah hidup manusia adalah sejarah revolusi atau sejarah perubahan. Sejarah yang dalam bahasa Arab dari ‘syajaratun’ yang berarti pohon, berkaitan erat dengan “perubahan”. Perubahan yang bermakna “gerak” menuju ke bumi untuk menerima dan menjalankan fungsi sebagai “khalifah” (Q.S. 2: 30). Dalam setiap perubahan bisa menghasilkan kebaikan atau keberkahan (An-Nur: 35, “min syajaratin mubarakah.”) yaitu ketika petunjuk Allah digunkan sebagai pedoman, ia diibaratkan sebagai ‘pelita kaca yang bercahaya seperti mutiara’ dan dinyalakan dengan bahan bakar min syajaratin mubarakah, seperti penggambaran perubahan yang dihasilkan oleh perjuangan Nabi Musa (Al-Qashash: 30, “fi buq’atil mubarakati minasy syajarati ayya Musa.”) bisa juga menghasilkan juga memberikan gambaran kegagalan Nabi Yunus yang dilukiskan sebagai ‘pohon labu’ yang rendah dan lemah (As-Saffat : 146, “Syajaratan min yakthiin“). Sementara bagi yang mencoba menciptakan sejarah dengan menjauhkan dirinya dari petunjuk Allah, hasilnya hanyalah akan menumbuhkan sebatang ‘pohon pahit’ yang keluar dari dasar neraka Jahim (As-Saffat : 62/64 “Syajaratun Jakkun” atau “Syajaratun Tajruhum fii ‘ashlil Jahiim“).

KH Hasyim Asy’ari

Share
KH M Hasyim Asy’ari
Dari Pesantren untuk Indonesia
 
Salah kisah heroik yang menegakkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah resolusi jihad 22 Oktober 1945. Resolusi jihad ini merupakan manifestasi nasionalisme para ulama’ dan kiai dalam membela tegaknya kemerdekaan Indonesia dengan mengeluarkan fatwa jihad untuk berperang melawan penjajah. Belanda dan sekutunya belum merelakan kemerdekaan yang diraih rakyat Indonesia. Penjajah masih berusaha keras menjejakkan kakinya menghegemoni rakyat Indonesia. Karena itulah, kiai dan kaum santri berkobar semangat perjuangannya untuk menegakkan Indonesia. Resolusi jihad ini persis jatuh pada 66 hari pasca kemerdekaan, 17 Agustus 1945 dan 18 hari menjelang perang besar-besaran pada Hari Pahlawan, 10 November 1945.

 
suket teki © 2011 | Template by Blogger Templates Gallery collaboration with Life2Work

Selamat Datang Di Santri BLOG

Selamat datang di Blog saya, semoga saja kalian bisa mendapatkan apa yang kalian butuhkan diblog saya ini. Terima kasih Telah Berkunjung Di Blog saya,apabila berkenan silahkan berkomentar dan follow blog saya,mari kita saling berbagi ilmu tentang apa saja...

Sekilas tentang penulis

Nama suket teki,belajar hidup sesuai kehendak allah mari inggat allah untuk mengenal yang Maha Hidup

Go